Feb-16th-2010

Tingkat Maturitas Tata Kelola Teknologi Informasi STMIK Buddhi Tangerang berdasarkan Domain DS dan ME COBIT 4.0

<!– /* Style Definitions */ p.MsoNormal, li.MsoNormal, div.MsoNormal {mso-style-parent:”"; margin:0cm; margin-bottom:.0001pt; mso-pagination:widow-orphan; font-size:12.0pt; font-family:”Times New Roman”; mso-fareast-font-family:”Times New Roman”; mso-ansi-language:EN-US; mso-fareast-language:EN-US;} @page Section1 {size:612.0pt 792.0pt; margin:72.0pt 90.0pt 72.0pt 90.0pt; mso-header-margin:36.0pt; mso-footer-margin:36.0pt; mso-paper-source:0;} div.Section1 {page:Section1;} –>

ABSTRAK

STMIK Buddhi yang bernaung dengan Yayasan Boen Tek Bio, dalam menjalankan proses bisnisnya tidak lepas dari dukungan TI. Penggunaan TI tersebut terutama dalam mendukung pelayanan kepada mahasiswa, khususnya pelayanan bidang akademik yang ada di Biro Administrasi Akademik (BAAK). Sejak tahun 2007 STMIK Buddhi sudah menggunakan sistem informasi akademik yang digunakan untuk menunjang proses pelayanan akademik yang ada. Sampai saat ini sistem informasi akademik tersebut belum pernah dilakukan penilaian sejauh mana proses-proses tersebut dapat berjalan dengan baik.

Agar implementasi IT Governance yang ada di STMIK Buddhi dapat berlangsung secara efektif, organisasi perlu menilai sejauh mana IT Governance yang sekarang berlangsung dan mengidentifikasi peningkatan yang dapat dilakukan. Hal tersebut berlaku pada semua proses yang dikelola yang terkandung dalam TI dan proses IT Governance itu sendiri. Pengunaan model maturity (kematangan) dalam hal ini akan memudahkan dalam penilaian dengan cara pendekatan yang terstruktur terhadap skala yang mudah dimengerti dan konsisten.

Salah satu alat yang digunakan untuk IT Governance adalah COBIT (Control Objectives for Information and Related Technology) yaitu suatu model standar yang menyediakan dokumentasi best practice pengelolaan TI yang dapat membantu pihak manajemen dan pemakai untuk menjembatani kesenjangan antara resiko bisnis, kebutuhan kontrol, dan permasalahan teknis.

Analisis untuk tingkat kematangan dilakukan dengan cara membandingkan tingkat kematangan yang ada pada saat ini dengan tingkat kematangan yang dituju. Tingkat kematangan yang dituju pada dasar merupakan tingkat kematangan rata-rata industri yang berada pada level 3.

Tingkat kematangan saat ini (current maturity level) untuk setiap proses yang ada pada domain Deliver and Support dan Monitor and Evaluate hampir secara keseluruhan berada pada level 2. Hal ini dapat dikatakan bahwa proses tata kelola TI di STMIK Buddhi sudah dilakukan tetapi belum berjalan secara optimal, telah memiliki pola yang berulangkali dilakukan dalam melakukan manajemen aktivitas terkait dengan tata kelola teknologi informasi, namun keberadaannya belum terdefinisi secara baik dan formal sehingga masih terjadi ketidakkonsistenan.

Evaluasi tata kelola TI ini disarankan dapat dilakukan secara rutin setiap periode waktu tertentu (secara periodik), agar tingkat kematangan yang diinginkan dapat dicapai serta dilakukan oleh unit khusus.

Kata kunci : Tata kelola TI, teknologi informasi, Domain Deliver and Support, Domain Monitor and Evaluate, current maturity level, expected maturity level

Download materi lengkapnya di

1. Bab 1

2. Bab 2

3. Bab 3

4. Bab 4

5. Bab 5

6. Daftar Pustaka

2 Responses to “Tingkat Maturitas Tata Kelola Teknologi Informasi STMIK Buddhi Tangerang berdasarkan Domain DS dan ME COBIT 4.0”

  1. 1
    Wihelvi Says:

    Good job Pak Ceng :)
    This has to be a good reference knowing the COBIT especially for a beginner..

  2. 2
    Ceng Giap Says:

    Thanks pa wihelvi …………

Leave a Reply